Hampir semua kampus terobsesi dengan perengkingan yang dilakukan oleh lembaga-lembaga pemeringkatan perguruan tinggi. Bukan hanya untuk meningkatkan prestise dan reputasi di mata khalayak, tapi juga sebagai simbol identitas untuk memperoleh pengakuan global.
Seringkali, hasil pemeringkatan perguruan tinggi berdampak signifikan bagi masing-masing kampus. Diantaranya ialah tinggi rendahnya antusiasme calon mahasiswa baru yang mendaftar. Kampus-kampus dengan reputasi terbaik selalu banjir pendaftar setiap musim seleksi mahasiswa baru. Dalam banyak kasus, calon mahasiswa baru sangat mengandalkan peringkat saat mengambil keputusan untuk memilih tempat kuliah.
Itulah kenapa bagus tidaknya reputasi suatu perguruan tinggi mempengaruhi minat calon mahasiswa baru untuk mendaftar. Tentu ini keuntungan tersendiri bagi masing-masing kampus, sebab banyaknya jumlah mahasiswa akan menghasilkan peningkatan pendapatan dari segi biaya kuliah. Namun hal tersebut bukan satu-satunya tujuan kenapa masing-masing kampus tertarik dengan pemeringkatan.
Dilansir dari situs Higher Education Rangking, setidaknya terdapat tiga puluh alasan kenapa perguruan tinggi tertarik dengan pemeringkatan. Beberapa yang paling mencolok ialah pemeringkatan dapat dijadikan bahan evaluasi diri untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan yang dimikili oleh masing-masing perguruan tinggi. Dengan demikian peningkatan daya saing diharapkan bisa diatasi dengan tepat ketika mengetahui area mana saja yang perlu dipertahankan dan ditingkatkan supaya tetap kompetitif.
Perolehan funding dari berbagai sektor juga turut menjadi alasan. Sektor pemerintah, filantropi, maupun organisasi swasta lebih cenderung memberikan pendanaan dan hibah kepada kampus-kampus yang memiliki reputasi bagus karena diyakini kredibilitasnya tidak diragukan. Selain itu, reputasi yang bagus juga dapat membantu perguruan tinggi menarik lebih banyak kemitraan dan kolaborasi dengan pihak industri untuk mendapatkan dukungan dana, peluang magang mahasiswa, maupun serapan lulusan.
Yang menjadi pertanyaan banyak orang adalah, apa saja indikator yang digunakan untuk mengukur bagus tidaknya reputasi suatu kampus?
Indikator Pemeringkatan
Berbeda lembaga pemeringkatan perguruan tinggi, berbeda pula indikator penilaiannya. Namun kita dapat mengambil contoh salah satu lembaga yang cukup kredibel dalam urusan pemeringkatan perguruan tinggi, sebut saja QS World University Rangkings.
Untuk merilis daftar kampus terbaik di dunia maupun regional, QS World University Rangkings mengukur kualitas perguruan tinggi dengan indikator penilaian yang sangat komplit yakni; (1) Penelitian, meliputi sitasi per paper, paper per fakultas, dan reputasi akademik; (2) Pembelajaran, subjek yang dilihat adalah rasio dosen dan mahasiswa, serta jumlah dosen bergelar Doktor; (3) Global Enggament; meliputi jaringan penelitian internasional, jumlah mahasiswa internasional, program pertukaran pelajar, dan kelas internasional; (4) Serapan lulusan, meliputi reputasi lulusan di dunia kerja sesuai bidang ilmunya.
Artikel Terkait: Kepoin Top 4 Universitas Terbaik di ASIA
Dengan menggunakan indikator-indikator tersebut QS World University Rangkings dapat memberikan gambaran yang komprehensif tentang peringkat perguruan tinggi terbaik. Pada tahun 2025, QS World University Rangkings telah merilis pemeringkatan universitas terbaik di dunia. Tampaknya kampus-kampus bergengsi di Indonesia perlu effort yang lebih besar lagi untuk bisa bertengger dalam jajaran Top 100 universitas terbaik di dunia. Bahkan untuk wilayah ASIA saja, kampus-kampus dari Indonesia belum mampu menunjukkan diri di Top 25 universitas terbaik di ASIA.
Lalu, kampus mana saja kah yang terbaik di ASIA?
Terbaik Se-ASIA
Sesuai hasil pemeringkatan yang dilakukan oleh QS World University Rangkings by Region, berikut ini deretan Top 25 kampus terbaik di ASIA:
Beijing, China
(Mainland)
Overall Score: 100
2. The
University of Hong Kong
Hong Kong, Hong Kong
SAR
Overall Score: 99.7
3. National
University of Singapore (NUS)
Singapore, Singapore
Overall Score: 98.9
4. Nanyang
Technological University (NTU)
null Singapore
Overall Score: 98.3
Shanghai, China
(Mainland)
Overall Score: 97.2
6. The Chinese
University of Hong Kong (CUHK)
Hong Kong, Hong Kong
SAR
Overall Score: 96.7
Beijing, China
(Mainland)
Overall Score: 96.3
Hangzhou, China
(Mainland)
Overall Score: 96
Seoul, South Korea
Overall Score: 95.4
10. City
University of Hong Kong (CityUHK)
Kowloon,, Hong Kong
SAR
Overall Score: 95.3
11. The Hong
Kong University of Science and Technology
Hong Kong, Hong Kong
SAR
Overall Score: 95.1
Kuala Lumpur,
Malaysia
Overall Score: 94.8
13. Korea
University
Seoul, South Korea
Overall Score: 94.5
14.Shanghai
Jiao Tong University
Shanghai, China
(Mainland)
Overall Score: 93.2
15.KAIST -
Korea Advanced Institute of Science & Technology
Daejeon, South Korea
Overall Score: 92.4
16.Sungkyunkwan
University (SKKU)
Suwon, South Korea
Overall Score: 92.1
17.The Hong
Kong Polytechnic University
Hong Kong, Hong Kong
SAR
Overall Score: 92
Seoul, South Korea
Overall Score: 91.8
Seoul, South Korea
Overall Score: 89.1
20.Universiti
Putra Malaysia (UPM)
Serdang, Malaysia
Overall Score: 89
Tokyo, Japan
Overall Score: 88.6
22.Pohang
University of Science And Technology (POSTECH)
Pohang , South Korea
Overall Score: 88.1
Kyoto, Japan
Overall Score: 88
Nanjing, China
(Mainland)
Overall Score: 86.5
Sendai City, Japan
Overall Score: 86.4
Itulah 25 kampus terbaik se-ASIA. Terimakasih sudah membaca, semoga bermanfaat ya 🙂
