Bisa mengenyam pendidikan tinggi adalah sebuah privilege bagi banyak orang. Tak hanya jenjang sarjana, tapi jenjang pascasarjana (S2/S3) pun kian diminati. Dalam beberapa studi kasus, misalnya bagi para professional, memiliki gelar magister menjadi nilai tambah yang signifikan untuk meningkatkan peluang karir.
Gimana tidak? Berbagai posisi strategis di pemerintahan, perusahaan multinasional, lembaga pendidikan, hingga lembaga penelitian, rata-rata mensyaratkan gelar S2. Spesialisasi bidang ilmu yang mendalam membuat lulusan S2 memiliki pemahaman yang memadai pada bidang tertentu. Di sisi lain, mengambil kuliah di jenjang pascasarjana memberikan peluang besar untuk memperluas jaringan profesional.
Memilih Kampus Untuk Pendidikan Pascasarjana
Seringkali calon mahasiswa pascasarjana lebih selektif dalam memilih kampus. Tren minat melanjutkan pendidikan pascasarjana menunjukkan bahwa kampus favorite menjadi incaran utama karena menawarkan kualitas pendidikan yang lebih baik, seperti Universitas Gadjah Mada (UGM).
UGM secara konsisten masuk dalam jajaran kampus terbaik di Indonesia. Reputasi UGM di kancah nasional maupun global tidak diragukan lagi. Setiap tahunnya UGM membuka kuota sekitar 3.600 – 6.000 an kursi untuk calon mahasiswa baru pascasarjana.
Artikel Terkait: Bukan UI dn UGM, Inilah Kampus Top di ASIA
Salah satu yang menarik adalah Sekolah Pascasarjana (Sps) UGM yang menawarkan lintas disiplin ilmu. Dengan berbagai keunggulannya spesifiknya, SPs memiliki sistem informasi yang terintegrasi dan jaringan kelembagaan yang kuat dengan alumni di tingkat nasional maupun internasional, SPs UGM mengelola 25 program studi aktif, meliputi 14 progran magister (S2) dan 11 program doktor (S3). Belajar di Sps UGM adalah rekomendasi menarik bagimu yang ingin menekuni multidisiplin ilmu.
Kisaran UKT dan Beasiswa SPs UGM
Rincian biaya kuliah di SPs UGM bergantung pada masing-masing prodi dan layanan yang diberikan. Begitupun dengan biaya untuk program S3 dan S2, tentu tidaklah sama. Perbedaan jalur masuk juga mempengaruhi besar kecilnya UKT yang dibebankan kepada mahasiswa. Berdasarkan SK Rektor UGM No. 666/UN1.P/KPT/HUKOR/2025 tentang uang kuliah tunggal pada program profesi dan program pascasarjana UGM, rata-rata berkisar antara 9 juta hingga 42 juta per semester.
Untuk memberi keringanan biaya kuliah pada mahasiswa, SPs UGM kerap menyelenggarakan program beasiswa setiap tahunnya. Pada tahun 2026, Beasiswa SPs UGM telah resmi dibuka hingga masa pendaftaran penerimaan mahasiswa baru pascasarjana UGM tahun akademik 2026/2027. Beasiswa SPs UGM memberikan bantuan keringanan UKT dengan potongan sebesar 25 persen – hingga 75 persen.
Beasiswa tersebut hanya disediakan untuk program magister yang berada di lingkup SPs UGM, diantaranya:
1. Magister Agama dan Lintas
Budaya
·
Agama dan Lintas Budaya
·
Agama dan Lintas Budaya Minat Ekonomi Islam
2. Magister Bioteknologi
3. Magister Ilmu Lingkungan
·
Ilmu Lingkungan
·
Ilmu Lingkungan Minat Geo Informasi Untuk Manajemen Bencana dan
Perencanaan Spasial
·
Ilmu Lingkungan Minat Magister Pengelolaan Lingkungan
·
Ilmu Lingkungan Minat Magister Tenologi Untuk Pembangunan Berkelanjutan
4. Magister Kajian Budaya dan Media
·
Kajian Budaya dan Media
·
Kajian Budaya dan Media Minat Manajemen dan Informasi Perpustakaan
5. Magister Kajian Pariwisata
6. Magister Kependudukan
7. Magister Ketahanan Nasional
·
Ketahanan Nasional
·
Ketahanan Nasional Minat Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik
8. Magister Pengkajian Seni
Pertunjukan dan Seni Rupa
9. Magister Penyuluhan dan
Komunikasi Pembangunan
10. Magister Manajemen Bencana
11. Magister Manajemen
Pendidikan Tinggi
12. Magister Kepemimpinan dan
Inovasi Kebijakan
13. Magister Bioetika
14. Magister Teknik Biomedis
Itulah prodi-prodi yang memiliki kesempatan untuk memberikan keringanan UKT bagi mahasiswa SPs UGM. Tunggu apalagi buruan siapkan persyaratannya jika kamu tidak mau ketinggalan.
Terimakasih sudah membaca, semoga bermanfaat ya 🙂


